BUDIDAYA TERONG BELANDA PDF

Daunnya tunggal, berselang-seling, bentuknya bundar telur sampai bentuk jantung, berukuran cm x cm, berpinggiran rata, berbulu halus, peruratannya menonjol, berujung lancip dan pendek, biasanya daun-daun itu berada hampir di ujung pucuk, memiliki bau seperti lembu kutub; tangkai daun cm panjangnya. Bunga berada dalam rangkaian kecil di ketiak daun, dekat ujung cabang, berwarna merah jambu sampai biru muda, harum, berdiameter kira-kira 1 cm, bagian-bagian bunga berbilangan lima; daun mahkota berbentuk genta, bercuping lima; benang sari 5 utas, berada di depan daun mahkota, kepala sari tersembunyi dalam runjung yang bertentangan dengan putik; bakal buah beruang dua, dengan banyak bakal biji, kepala putiknya kecil. Bijinya bulat pipih, tipis, dan keras. Kandungan : Kulit buah terong belanda mengandung suatu zat yang rasanya pahit, tetapi zat ini dapat dibuang dengan cara mengupas kulitnya atau menyeduhnya dengan air panas selama 4 menit.

Author:Faenos Doujin
Country:Denmark
Language:English (Spanish)
Genre:Personal Growth
Published (Last):22 August 2016
Pages:303
PDF File Size:10.85 Mb
ePub File Size:7.50 Mb
ISBN:888-4-80873-165-2
Downloads:74715
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Neshicage



Jenis terong Belanda telah mulai dikembangkan di Indonesia sejak tahun di Jawa Barat, tepatnya yakni di kota Bogor. Yang menjadi asal-usul penamaan terong Belanda ini yakni bahwa tanaman terong jenis ini kemungkinan besar pertama kali dibawa ke Indonesia dan mulai dikembangkan disini oleh orang Belanda, maka dari itu sampai sekarang jenis terong ini disebut dengan terong Belanda.

Tips Belajar Teknik Budidaya Terong Belanda Bagi kalian semuanya yang mulai merasakan ketertarikan untuk mengembangkan usaha budidaya terong Belanda, pada tulisan kali ini kami akan memberikan ulasan tips mengenai teknik budidaya terong Belanda.

Beberapa tips tersebut yakni mengenai persiapan lahan, pembibitan, cara penanaman, hingga cara perawatan. Hal-hal tersebut sangat penting untuk kita pelajari dengan seksama jika kita ingin sukses dalam menjalankan usaha budidaya ini. Jadi kami berharap tulisan kami mengenai cara budidaya terong Belanda ini bisa menjadi gambaran bagi para pembaca sekalian untuk usaha yang ingin dijalankan. Tips Pemilihan Lahan Kita langsung mulai saja pembahasan kita mengenai tips yang pertama tentang cara budidaya terong Belanda ini.

Untuk pemilihan lahan, tanaman terong Belanda bisa tumbuh dengan baik di dataran tinggi maupun dataran rendah pada daerah tropis. Hawa yang sejuk ialah salah satu nilai tambah bagi kriteria lahan yang diperlukan untuk memaksimalkan proses pembungaan. Selanjutnya memiliki sistem pengairan maupun pembuangan air yang bagus adalah syarat kriteria lainnya yang harus dimiliki oleh lahan tersebut, karena lahan yang kering atau tergenang air tidak bagus untuk tanaman terong Belanda.

Pengolahan lahan untuk menanam terong Belanda ini yakni diawali dengan pembuatan bedengan dengan tinggi kurang lebih mencapai 40 cm dan lebar kurang lebih mencapai cm. Sedangkan jarak antara bedengan satu dan bedengan yang lainnya untuk penanaman terong Belanda ini yaitu kurang lebih mencapai 50 cm. Bedengan dibuat memanjang dan berbaris rapi, kemudian di bagian atasnya kita tutup menggunakan plastik.

Kita bisa melakukan proses penanaman dengan melakukan pembenihan terlebih dahulu maupun langsung mencari bibit yang sudah siap tanam. Bibit yang sudah siap tanam yakni benih tanaman terong Belanda yang telah ditumbuhkan di dalam kantung-kantung plastik polybag hingga mencapai usia sekitar 28 hari. Perlu diingat bahwa sebelum proses penanaman di atas lahan dilakukan, bedengan-bedengan dan pemupukan lahan sudah harus selesai dilakukan. Selanjutnya satu hari menjelang penanaman, kita harus telah membuat lubang-lubang tanam dengan jarak kira-kira mencapai 50 cm.

Cara Menanam Terong Belanda Setelah lahan dan bibit siapkan, maka tibalah saatnya bagi kita untuk mulai menanam. Tidak ada teknik menanam khusus yang rumit yang harus kita pelajari, karena cara menanam terong Belanda sama saja dengan cara tanam jenis-jenis tanaman lainnya diatas bedengan.

Bibit-bibit yang sudah siap tanam tersebut kita masukan saja ke dalam lubang-lubang tanam diatas bedengan, kemudian kita tutup dengan tanah. Selanjutnya kita tinggal melakukan pengawasan dan perawatan dengan teliti untuk memaksimalkan hasil.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Cara Budidaya Terong Belanda Agar Cepat Berbuah dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa di postingan berikutnya.

FRACTURA TROCANTEREA PDF

Cara Budidaya Terong Belanda Agar Cepat Berbuah

Jenis terong Belanda telah mulai dikembangkan di Indonesia sejak tahun di Jawa Barat, tepatnya yakni di kota Bogor. Jenis terong Belanda ini memang cukup berbeda dengan jenis terong-terong lainnya. Terong Belanda memiliki bentuk yang menyerupai telur, hanya saja diujungnya terlihat lebih meruncing. Terong jenis ini memiliki warna yang cerah, yakni merah kekuningan dan begitu juga dengan dagingnya.

KANZUL UMMAL ENGLISH PDF

Cara Budidaya Terong Belanda Dengan Cara Mudah

Selanjutnya buatlah lahan semai berupa bedengan, semailah biji benih terong belanda pada bedengan. Setelah berumur sekitar 1,5 bulan atau telah memiliki daun, bibit dapat dipindahkan ke pot atau polybag tanam. Jika tidak ingin ribet, anda bisa membeli bibit siap tanam di toko tanaman. Siapkan pula media tanam berupa campuran tanah yang gembur, pupuk kompos dan sekam. Penanaman Terong Belanda Setelah bibit dan mediatanam siap selanjutnya lakukan penanaman. Masukkan media tanam ke dalam pot hingga setengah bagian lalu letakkan bibit tepat di tengah pot lalu masukkan kembali media tanam hingga 2 cm dibawah bibir pot, sedikit padatkan lalu lakukan penyiraman.

Related Articles