HAMKA DIBAWAH LINDUNGAN KA BAH PDF

Secara kualitatif alur atau plot terbagi menjadi: 1. Alur atau plot erat 2. Alur atau plot longgar Secara kuantitatif alur atau plot terbagi menjadi: 1. Alur atau plot tunggal 2. Alur atau plot ganda 3. Tokoh dan Perwatakan Ada beberapa jenis tokoh yang mungkin terdapat dalam sebuah cerkan yaitu tokoh sentral dan tokoh bawahan.

Author:Kagakinos Mezirn
Country:Nigeria
Language:English (Spanish)
Genre:Marketing
Published (Last):25 December 2015
Pages:44
PDF File Size:5.97 Mb
ePub File Size:19.84 Mb
ISBN:702-7-64052-986-7
Downloads:81416
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tezshura



Secara kualitatif alur atau plot terbagi menjadi: 1. Alur atau plot erat 2. Alur atau plot longgar Secara kuantitatif alur atau plot terbagi menjadi: 1. Alur atau plot tunggal 2. Alur atau plot ganda 3. Tokoh dan Perwatakan Ada beberapa jenis tokoh yang mungkin terdapat dalam sebuah cerkan yaitu tokoh sentral dan tokoh bawahan.

Tokoh Sentral Tokoh sentral adalah tokoh yang hampir dalam keseluruhan cerita menjelajahi persoalan. Tokoh sentral ini terbagi pada tokoh utama atau protagonis dan tokoh penentang tokoh utama atau antagonis b. Tokoh bawahan Tokoh bawahan adalah tokoh yang tidak sentral kedudukannya dalam cerita, tetapi kehadirannya sangat diperlukan untuk menunjang atau mendukung tokoh utama. Ada tiga cara pengarang dalam melukiskan watak tokoh, yaitu dengan cara langsung atau analitik, dengan cara tak langsung atau dramatik, dan cara campuran analitik dan dramatik.

Dia sebagai jurujuru cerita langsung menganalisis dan memberi tahu watak yang ada kepada pembaca tanpa ragu-ragu. Watak datar nampak apabila pengarang dari awal sampai akhir menggambarkan watak dengan tidak ada perubahan.

Sebaliknya watak berubah akan nampak apabila pengarang menciptakan perubahan watak tokoh sesuai dengan perkembangan peristiwa. Latar atau Setting Latar atau setting adalah segala keterangan mengenai waktu, ruang, suasana, dan lingkungan sosial yang terdapat dalam cerita Sugiantomas 5.

Titik Pengisahan atau Juru Cerita Titik pengisahan disebut juga sudut pandang atau juru cerita point of view adalah kedudukan pengarang dalam bercerita. Sugiantomas a. Titik pengisahan pengarang sebagai pengamat 1 Titik pengisahan maha tau 2 Titik pengisahan objektif b. Titik pengisahan sebagai tokoh 1 Sebagai tokoh protagonis 2 Sebagai tokoh bawahan 6.

Gaya Gaya pengarang dalam mengungkapkan idenya menjadi susunan peristiwa yang disebut cerita adalah cara-cara khas dari pengarang dalam menyusun bahasa, menggambarakan tema, menyusun plot, menggambarkan karakter atau watak, menentukan setting, dan memberikan amanat.

Sugiantomas, Gaya bahasa adalah cara pengarang dalam mengungkapkan suatu pengertian dalam kata, kelompok kata atau kalimat Sugiantomas, 7. Amanat Amanat dalam cerkan dapat dilihat dari keseluruhan cerita, artinya ada dalam cara-cara pengarang melontarkan konflik bagi tokoh-tokohnya, mengembangkannya, dan menyelesaikannya. Amanat dapat pula dilihat dari kalimat-kalimat yang langsung diungkapkan oleh pengarang baik berupa narasi, deskripsi, atau dialog tokoh. Sekilas Pentang Pengarang Sastrawan dan ulama terkenal serta berpengaruh di Asia tenggara.

Di sana ia menimba ilmu dari H. Tjokroaminoto, Ki Bagus Hadikusumo, R. Soerjopranoto, K. Fakhruddin, dan A. Sutan Mansur. Ia aktif dalam organisasi Muhammadiyah. Tahun ia pindah ke Medan. Di sini ia memulai karier keulamaannya dan menulis banyak roman. Sejak kemerdekaan ia banyak mengadakan hubungan dengan organisasi-organisasi keislaman di mancanegara.

HAMKA dikenal karena berpengetahuan luas. Selain itu, ia juga terkenal sebagai ulama yang berpandangan moderat. Ulama besar dan pujangga ini meninggal dunia pada hari jumat, 24 Juli di Jakarta dan dimakamkan di Tanah Kusir Jakarta Selatan.

HAMKA tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Ia belajar agama dari sekolah agama di Padangpanjang dan Parabek dekat Bukittinggi , serta dari keluarganya.

Ia sangat berbakat dalam bidang bahasa. Ia mampu membaca literatur Arab, termasuk terjemahan dari tulisan Barat. Dunia Internasional mengakui keahlian dalam bidang keislaman yang ia peroleh secara otodidak.

HAMKA juga dikenal sebagai pengarang roman. Alatas dengan judul Magdalena. Ia dipenjara selama dua tahun dengan tuduhan hendak membunuh Presiden Soekarno dan sejumlah mentri. Tuduhan itupun ternyata tidak terbukti. Jassin ed. Setelah itu ia diangkat anak oleh keluarga Haji Jafar yang kaya raya. Haji Jafar sangat menyayangi Hamid sama seperti kepada anaknya, Zainab. Hamid juga disekolahkan bersama-sama dengan Zainab di Sekolah rendah. Hamid dan Zainab saling menyayangi. Kemanapun mereka selalu bersama-sama.

Ketika keduanya beranjak remaja, dalam hati masing-masing tumbuh perasaan lain. Mereka merasakan kasih sayang yang bukan hadir antara adik dan kakak. Perasan itu hanya mereka pendam di dalam hati. Hamid tidak berani mengungkapkan isi hatinya, karena dia sadar bahwa dirinya dengan Zainab memiliki perbedaan yang sangat jauh. Zainab anak orang kaya dan terpandang, sementara dirinya anak orang miskin. Jurang pemisah itu semakin lama semakin dirasakan Hamid.

Berbagai peristiwa membuat dirinya lemah. Peristiwa yang pertama Haji Jafar meninggal dunia, tidak lama kemudian disusul oleh ibunya. Kini ia telah yatim piatu yang miskin. Semenjak kematian Haji Jafar, Hamid tidak bebas lagi menemui Zainab karena Zainab dipingit oleh mamaknya.

Semakin bertambah sedih hatinya, ketika mamaknya, Asiah meminta dirinya untuk memebujuk Zainab supaya mau menerima pemuda pilihan mamaknya. Dengan berat hati Hamid menurutinya. Zainab sangat sedih, dalam hatinya ia menolak kenyataan itu.

Karena tidak sanggup menanggung beban hatinya, Hamid meninggalkan kampung halamannya tanpa memberitahu kepada Zainab. Ia pergi ke Medan, setelaha di Medan ia mengirim surat kepada Zainab dengan mencurahkan segala isi hatinya. Setelah ditinggalkan oleh Hamid, semangat hidup Zainab semakin berkurang. Ia merasa tersiksa menahan kerinduan kepada Hamid.

Begitupun dengan Hamid, ia selalu gelisah menahan kerinduan kepada Zainab. Selama di Mekah Hamid bekeraja pada sebuah penginapan milik seorang syekh, sambil memperdalam ilmu agama dengan tekun.

Setelah setahun Hamid berada di Mekah. Suatu ketika tibalah musim haji, di tempatnya bekerja banyak jemaah haji yang menginap. Diantara jemaah haji itu ada seseorang yang ia kenal yaitu Saleh teman sekampungnya. Betapa bahagia kedua bersahabat itu. Selain sebagai teman sepermainannya dahulu, istri Saleh yaitu Rosna adalah teman dekatnya Zainab. Dari Saleh ia dapat mengetahui tentang kampungnya dan tentang keadaan Zainab.

Dari Saleh juga, ia mengetahui kalu Zainab mencintainya juga. Sejak kepergian Hamid, Zainab sakit-sakitan. Sebab itulah Zainab tidak jadi menikah dengan pemuda pilihan mamaknya. Sementara orang yang sangat dicintainya pergi entah ke mana. Dia selalu menanti dengan penuh harap. Mendengar seperti itu perasaan Hamid bercampur baur, antara bahagia dan sedih. Bahagia karena dia tau Zainab mencintainya, sedih karena Zainab menderita fisik. Hamid merencanakan kembali pulang ke kampung halamannya.

Setelah pertemuan itu, Saleh langsung mengirim surat kepada Rosna menceritakan pertemuannya dengan Saleh. Rosna langsung memberikan surat itu kepada Zainab.

Betapa bahagianya hati Zainab mendapat kabar itu, semangat hidupnya tumbuh lagi dan ia merasa semakin rindu kepada Hamid. Ia pun langsung menulis surat untuk Hamid. Hamid menerimanya dengan suka cita. Semakin bergeloralah semangatnya untuk menyelesaikan ibadah haji, agar ia cepat-cepat dapat pulang ke kampung halamannya.

Dalam keadaan sakitpun ia tetap wukup. Kondisi tubuhnya semakin melemah, nafsu makannya menurun dan suhu badannya sangat tinggi. Karena keadaannya yang kurang stabil, Saleh tidak sanggup memberitahukan kabar tentang Zainab. Namun Hamid mempunyai firasat, karena desakannya akhirnya Saleh memberitahukan bahwa Zainab telah meninggal.

Keesokan harinya Hamid tetap memaksakan diri untuk berangkat ke Mina, namun dalam perjalanan dia lunglai. Karena melihat sahabatnya seperti itu, Saleh mengupah orang baduy untuk memapah Hamid. Setelah acara di Mina, mereka kemudian menuju Masjidil Haram. Suaranya semakin melemah dan akhirnya berhenti untuk selama-lamanya. Ini dibuktikan dengan kutipan berikut.

IFAK CONTENTS PDF

Di Bawah Lindungan Ka'bah

Namun, dapat juga kita lihat kesetiaan akan cinta dalam novel ini. Yaitu, kedukaan Ibu Hamid yang memikirkan nasib anaknya, Hamid di kemudian hari. Kesedihan ketika Hamid tau bahwa ia dan Zainab tidak akan bisa bermain-main lagi setelah tamat sekolah dan begitu sebaliknya. Selain itu, ada juga suasana Haru, takjub, kehilangan, dan keputus asaan. Kerema dalam novel ini menceritakan kejadian-kejadian atau peristiwa-peristiwa yang sudah terjadi dan berlanjut kembali ke masa depan. Saya Tokoh Utama yang akhirnya bertemu dan berteman dengan Hamid. Hamid Tokoh yang mendominasi cerita ini.

JULIAN COPE JAPROCKSAMPLER PDF

Resensi Buku "Di Bawah Lindungan Ka'bah" - HAMKA

Hamid dianggap sebagai anak mereka sendiri. Hamid disekolahkan bersama dengan anak kandung mereka yaitu Zaenab. Hamid sangat menyayangi Zaenab, begitu pula dengan Zaenab. Mereka sering pergi ke sekolah bersama-sama, main bersama-sama. Hingga pada usia remaja mereka selalu bersama, dan mulai tumbuh rasa cinta di hati mereka. Sementara itu, Zaenab langsung dipingit oleh orang tuanya. Namun cinta itu terhalang oleh jurang pemisah kaya dan miskin.

Related Articles